Karya Desain

Layout desain suatu buku merupakan bidang garapan yang memerlukan ketelitian dan keahlian khusus.

Karya Fotografi

Teknik fotografi macro yang baik tentu memakai lensa khusus macro alias bukan macro-macroan guna menghasilkan subjek yang menarik dan detil .

Aktivitas Hobby

Hobby seseorang berbeda-beda dari hobby bisa menghasilkan money, tentunya hobby tersebut harus dilakukan dengan sepenuh hati.

Minggu, 26 Mei 2013

Kang Sam Dalam Berita

Serasa jadi public figur, beberapa media di Hong Kong memberitakan aktivitas saya sewaktu ngadain Training Desain Grafis, Thx buat Tabloid ApaKabar Plus, Majalah Iqro, DDHK News...satu lagi majalah dari Holiday Taiwan,

Kang Sam di Majalah Holiday Taiwan

Kang Sam di Tabloid ApaKabar Plus
Kang Sam di DDHK News (online)



Selasa, 14 Mei 2013

Journey to Ngong Ping 360 Hong Kong

Hari Selasa 14 Mei 2012 kemarin merupakan hari terakhir menginjakan kaki di negeri beton, untuk 3 mingguan lebih untuk stay for duty menjadi trainer Graphic Design (Desain Grafis) dengan pesertanya dari warga Indonesia di Hong Kong. Selama 3 minggu tersebut beragam aktivitas sudah dilalui dengan lancar...hingga pada hari Selasa tersebut rencana & keinginan untuk melihat patung Budha terbesar di Hong Kong bisa terlaksana bersama Juwanna (salah satu akhwat Volunteer DDHK (Relawan Dompet Dhuafa Hong Kong)) dan Pak Rovi Octaviano Vustani (GM baru DDHK) menggantikan Ust. Ahmad Fauzi Qosim yang bertugas kembali di DD Pusat.

Awalnya sihh...gara-gara NGIRIII liat para fotografer yang banyak yang mengabadikan moment-moment mereka yang terpampang di salah satu majalah fotografi di Indonesia, saat mereka berkunjung ke HK, dan tempat yang dikunjungi salah satunya yaitu berpose di patung budha di daerah Lantau Island tepatnya area Ngong Ping....

AKHIRNYA KESAMPAIAN JUGA...#dalam benak ini ketika tuhh patung terbentang jelas di depan mata...

1# Berkat brosur yang dikumpulin di Bandara Hong Kong dan di Tourism Board HK dekat Star Ferry Kowloon, Tsim Sha Tsui...ketika abis dari patung Bruce Lee (Avenue of Stars Hong Kong)...makin kuat tuhh niat mau ke Ngong Ping...

Leaflet promo wisata di Hong Kong

Berbekal dari leaflet (brosur) tersebut di pelajarilah peta jalur perjalanan ke Ngong Ping...serta melihat jalur /petanya di MTR (Mass Transit Railway) ehh ternyata dekat Bandara & Disneyland tuhh lokasi...tepatnya di Lantau Island.
Peta jalur MTR menuju Tung Chung

Haduuh mau nerusin ceritanya kerjaan menggunung...ceritanya BERSAMBUNG yaaa



Rabu, 27 Maret 2013

Training sambil jalan-jalan....Hong Kong I'm Coming

Yuukk...ahh....Belajar lagi & jalan-jalan lagi ke Hong Kong. :D

Pada akhir bulan April 2013 ini sy diberi kesempatan kembali ke Hong Kong atas undangan dari Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK). Untuk kali ini berbeda dengan kunjungan yg pertama pada bulan April 2011 yang fokus memberi training secara Gratis tentang Wirausaha dibidang Video Editing kepada kalangan BMI (Buruh Migran Indonesia) di Hong Kong. Kunjungan ke-2 ini akan lebih fokus ke Training Desain Grafis, yang merupakan bidang keahlian sehari-hari ditekuni semenjak di bangku sekolah.

Pelatihan Desain Grafis ini insya Allah akan dilaksanakan 3x pertemuan, yang dibagi menjadi 2 kategori waktu (sabtu dan minggu), untuk yang kategori umumnya tentu dilaksanakan pada hari minggu, yang merupakan hari umum libur di Hong Kong, yang tentunya banyak  warga Indonesia terutama BMI Hong Kong bisa bebas beraktivitas dan banyak dimanfaatkan untuk menimba ilmu sambil istirahat dari rutinitasnya menjadi Domestic Helper maupun pekerjaan formal atau informal lainnya.

Training ini tadinya akan diadakan pada tgl. 21 April, berhubung tempat pelaksanaannya belum fix & ada kegiatan DDHK pada tgl. tersebut maka acara diundur jadi tgl. 28 April. Berikut lengkapnya:

Sabtu:
- 27 April, 04 & 11 Mei : di Migrant Institute DDHK

Minggu:
- 28 April           : Aula Masjid Ammar Wanchai, Lt. 6, Hong Kong
- 05 & 12 Mei    : Diamond hill, Kowloon, Hong Kong

Alhamdulillah antusiasme terhadap training ini cukup besar. Training desain grafis ini dianggap perlu diadakan di Hong Kong, karena fenomena saat ini dengan banyak lahirnya organisasi-organisasi di kalangan BMI HK yg banyak mengadakan berbagai macam event seperti pengajian akbar, seminar, konser musik, promosi produk, dll. yang tentunya memerlukan materi komunikasi yang menarik untuk menggaet konsumen sesama warga Indonesia untuk menghadiri acara yang diadakannya. Materi komunikasi yang biasa dibuat diantaranya yaitu berupa Flyer /brosur, Poster, Banner, Backdrop, tiket,dll.

Pelatihan ini akan diisi dengan materi populer yang biasa dilihat, dipakai dan dirasakan kehadirannya di sekitar lingkungan kita, misalnya Teknik membuat Buku, Majalah, Menu makanan, logo organisasi, marketing tools (brosur, poster, banner,dll), album pernikahan, dll. Tentunya materi akan dipadatkan selama 3x pertemuan. Training ini akan diisi dengan materi dasar desain grafis, pengenalan software Desain Grafis seperti; Adobe Photoshop, Adobe InDesign dan CorelDraw, serta tentunya langsung praktik membuat karya desain.

Untuk yg mempunyai minat besar memperlajari sofware desain grafis tersebut, peserta bisa mengikuti private khusus yang tentunya disesuaikan dengan kesiapan panitia dan sy sendiri...hehehe..

Nantikan update berikutnya aktivitas selama di negeri beton tersebut.

Jumat, 01 Maret 2013

Cek Shutter Count Cara Aman Beli Kamera DSLR Bekas

Cara Melihat Shutter Count dan Batas Maksimal Shutter Count Kamera
by Lensa Kita


Shutter count adalah jumlah total berapa kali shutter dikamera Anda telah di pencet sehingga menghasilkan satu foto. Melihat jumlah shutter count sangat berguna saat kita akan membeli kamera bekas. Paling tidak kita telah meminimalkan resiko karena kita jadi memiliki ancang-ancang sampai kapankah kamera bekas yang akan dibeli bisa bekerja dengan baik, sehingga saat kita bisa menawar harga kamera bekas dengan lebih teliti.

Cara melihat jumlah shutter count pada kamera Nikon, atau melihat shutter count pada Canon EOS atau merek kamera lainnya pada dasarnya caranya sama. Akan tetapi maksimal jumlah shutter count setiap vendor kamera, baik itu Nikon, Canon, Sony, Olympus, Fuji, Pentax dan lain menerapkan teknologi dimana Shutter Count atau jumlah jepret kamera mempunyai ambang batas. Ada batasan yang berbeda berapa kali shutternya itu bisa buka dan tutup lagi berulang-ulang sebelum shutternya itu berhenti bekerja,Pengaruh jika shutter count kamera sudah di atas expected lifetime sesuai design pabriknya, kemungkinan cukup besar shutternya akan berhenti bekerja atau kamera sudah tidak bisa digunakan lagi sebelum mengganti shutter boxnya.

Ada 2 cara untuk mengetahui jumal shutter count kamera diantaranya secara online dan offline dengan menggunakan foto terakhir yang dihasilkan dari kamera yang ingin di cek jumlahnya. Berikut ini tips mengetahui berapa shutter count kamera kita.
Cara Melihat Shutter Count Kamera
1. EXIF Viewer Online (http://regex.info/exif.cgi)
Melihat jumlah shutter count dengan EXIF viewer ini gratis, gampang dan mudah. Hanya dengan upload foto terakhir yang dihasilkan dari kamera yang ingin kita lihat jumlah shutter countnya sudah mendapatkan data exif yang komplet.
2. Software Exif Viewer
Dengan download program exif viewer kita bisa menggunakannya untuk melihat data exif termasuk jumlah shutter count pada kamera. Berikut ini beberapa Program/Software Exif Viewer yang bisa Anda coba gunakan:
EOS Info : program untuk mengetahui jumlah shutter count kamera Canon (EOS) dan hanya untuk windows. (http://astrojargon.net/EOSInfo.aspx)
Opanda Exif viewer : program khusus exif viewer untuk Windows. (http://opanda.com/en/iexif/)
iExifer : aplikasi untuk melihat data exif foto dan jumlah shutter count yang bekerja di OS-X (Mac) (http://www.cocoaw/*ithchurros.com/iexifer.php)
Dan berikut ini expected lifetime/batas Maksimal Shutter Count Kamera Nikon, Canon dan Olympus. Tapi ini semua hanya hasil test dari produsen. Jadi kebenarannya tergantung banyak faktor yang mempengaruhi, kadang bisa lebih, kadang bisa kurang.

Batas Maksimal Shutter Count Kamera Canon:
• Canon EOS Digital Rebel XS / 1000D – 100,000
• Canon EOS Digital Rebel T1i / 500D – 100,000
• Canon EOS Digital Rebel XSi / 450D – 100,000
• Canon EOS Digital Rebel XTi / 400D – 50,000
• Canon EOS Digital Rebel XT / 350D – 50,000
• Canon EOS 50D – 100,000
• Canon EOS 40D – 100,000
• Canon EOS 30D – 100,000
• Canon EOS 20D – 50,000
• Canon EOS 5D Mark II – 150,000
• Canon EOS 5D – 100,000
• Canon EOS 1D Mark III – 300,000
• Canon EOS 1D Mark II N – 200,000
• Canon EOS 1DS Mark III – 300,000
• Canon EOS 1DS Mark II – 200,000
Batas Maksimal Shutter Count Kamera Nikon :
• Nikon D40
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 13,057.2
• Average number of actuations after which shutter died: 106,250.9
• Nikon D40X
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 12,741.9
• Average number of actuations after which shutter died: 16,075.7
• NIKON D50
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 41,674.3
• Average number of actuations after which shutter died: 18,599.0

• Nikon D60
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 9,644.9
• Average number of actuations after which shutter died: 8,625.3
• NIKON D70
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 38,452.0
• Average number of actuations after which shutter died: 51,807.2
• NIKON D70s
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 27,040.6
• Average number of actuations after which shutter died: 76,415.3
• NIKON D80
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 16,002.4
• Average number of actuations after which shutter died: 22,861.5
• NIKON D200
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 74,082.7
• Average number of actuations after which shutter died: 146,533.2
• Nikon D300
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 162,997.2
• Average number of actuations after which shutter died: 62,002.3
Batas Maksimal Shutter Count Kamera Olympus :
• Olympus E-300
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 18,302.8
• Average number of actuations after which shutter died: 12,666.7
• Olympus E-330
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 14,060.0
• Average number of actuations after which shutter died: 15,209.0
• Olympus E-510
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 11,416.1
• Average number of actuations after which shutter died: 10,700.0

• Olympus E-500
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 37,104.0
• Average number of actuations after which shutter died: 4,107.7
• Olympus E-520
• Average number of actuations after which shutter is still alive: 36,000.0
• Average number of actuations after which shutter died: no data

Standart jumlah maksimal shutter count kamera DSLR yang baik adalah mencapai shutter count sekitar 100 ribu (ada juga yang sampai 200ribu), jadi secara total kita bisa menghasilkan 100 ribu foto dari satu kamera SLR tanpa kamera mengalami kerusakan mekanis.
Semoga bermanfaat
Sumber: tipsfotografi.net
Mengetahui jumlah Shutter Count kamera dan batas maximal shutter count kamera DSLR sangatlah penting bagi Anda yang mempunyai kamera digital karena dengan mengetahui berapa Shutter Count dari kamera Anda maka Anda akan mengetahui pula umur dari kamera anda tersebut.

Senin, 13 Agustus 2012

Software Foto Slideshow

Software Foto Slideshow



PHOTODEX PROSHOW 5

Ingin membuat foto slideshow yang keren dengan kualitas profesional?  Coba aja software Photodex Proshow jawabannya. Software ini memang khusus dirancang untuk membuat slideshow yang berbeda dengan yang lainnya. Tampilannya sangat familiar dan ukurannya tidak terlalu besar. Photodex Proshow yang dibisa didownload disini merupakan versi terbaru yang dirilis Juni 2012. Proshow 5 sangat direkomendasikan berbagai video editor, apalagi yang bergelut dibidang Fotografi.

Bosan dengan effect-effect yang ada telah ada di softwarenya....ternyata setelah di install, anda bisa update dan download secara otomatis berbagai efect yang luar biasa banyak sekali. Link yang ane kasih ini sudah lengkap dengan crack / Patch nya...mudah-mudahan bisa menjadi solusi untuk membuat video slideshow yang menarik..kalau malas membuat sendiri effect yg harus dipilih, coba pake Wizard yang secara otomatis  menampilkan rangkaian effect sesuai tema effect yg dipilih...Pokoknya pake software ini serasa menjadi  Profesional editor...cekidot




Selasa, 07 Agustus 2012

Telaah Desainer Grafis

Desain Grafis tak lepas dari dunia kreatif yang berhubungan dengan karya seni, yang bisa masuk ke berbagai ranah profesi dan keahlian, tergantung dari keahlian yang diminati, digeluti maupun tergantung kebutuhan.

Dunia Desain Grafis tak akan habis di bahas, karena akan bersinggungan dengan berbagai bidang pekerjaan yang berguna untuk hal-hal yang berkenaan dengan 'KOMUNIKASI VISUAL'...Komunikasi Visual bisa bersinggungan dengan fotografi, videografi, produk, musik, dll.

Untuk lebih jelasnya, di blog ini akan di bahas secara rinci, hal-hal yang sekiranya bisa bermanfaat bagi yang berminat bergelut di dunia Desain Grafis...

Tekno

Kumpulan Situs Editing Foto Online



Situs editing foto online bisa jadi merupakan alternatif terbaik bagi kita yang kurang atau tidak menguasai bidang seni dalam menggunakan Adobe Photoshop ataupun Corel Draw. Situs edit
foto online adalah sebuah situs yang menyediakan jasa layanan edit foto secara online. Untuk menggunakan situs edit foto online bisanya hanya diperlukan beberapa langkah saja tanpa harus dipusingkan dengan teknik edit foto karena tidak menggunakan software khusus seperti Adobe Photoshop atau CorelPhotopaint. Hanya dengan mengupload foto kemudian dilanjutkan dengan beberapa klik saja maka kita sudah berhasil membuat foto kita menjadi lebih keren, lucu, gokil, dan tentunya gratis.

Beberapa situs untuk edit foto secara online yang bisa kita gunakan adalah:
1. Photofunia http://photofunia.com
2. Faceinhole http://www.faceinhole.com